Terkiniid, Jakarta - Ceramah Pendakwah Idrus Ramli beredar luas dimasyarakat yang menyebut jika Habib Kribo adalah penganut aliran Syi'ah dan juga bukan orang yang ahli dalam bidang ilmu pengetahuan. Ceramah itu diunggah di kanal YouTube NU Garis Lurus dengan tajuk Kyai Idrus Ramli: Zen Kribo Syi'ah, tidak punya ilmu, jangan diikuti.. Isi video yang beredar tersebut terdapat penjelasan
Maribergabung bersama-sama dalam program investasiakhirat berupa infaq dan waqaf utk pembangunan Yayasan *Pondok Pesantren Darul Hadits Al-Aidarusiyah🙏*Ban
Syiahmerupakan sekte yang sangat berbahaya, oleh karna itu simak baik-baik penjelasan dari singa aswaja KH. Muhammad Idrus Ramli berikut.***Thank Your For W
cash.
Ditayangkan Premiere gala perdana in syaa Allaah 21 Agustus 2020, pukul WIB. Keluarga KH Ahmad Dahlan-Muhammadiyah Dkk. Menjawab Fitnah Dari KH Idrus Ramli M. Idrus Romli mengatai K. H. Ahmad Dahlan dan Muhammadiyah sebagai Wahabi, memakai uang para Habaib di Jam'iyyatul Khoir untuk mendirikan Muhammadiyah, para murid K. H. Ahmad Dahlan mengkhianati gurunya, ada kaum Wahabi bermacam-macam jenis di Muhammadiyah, dll. Ini adalah kekeliruan, fitnah, kebohongan, kelancangan, dan menimbulkan permasalahan besar. Di video ini, perwakilan keluarga K. H. Ahmad Dahlan yakni ustadz Haris Darmawan Zuhair beserta perwakilan keluarga K. H. M. Syuja' dan Ki Bagus Hadikusumo yakni ustadz M. Sumitro, da'i Muhammadiyah lora Zulkarnain el Madury, da'i DDII K. H. Abdul Salam Syah, da'i ustadz Abu Taqi Mayestino, membantahnya. Dalam kewajiban tabayyun dan amar ma'ruf nahi munkar. Simak 000000 - Pembukaan. 000040 - Video fitnah dari KH Muhammad Idrus Romli MIR. 000320 - Perkenalan para pembicara yang meluruskan kekeliruan MIR. 001115 - MIR sudah lama mengata-ngatai banyak orang. 001314 - Tinjauan kata/istilah "Wahabi" dari segi Tata Bahasa, Sejarah, 'Aqidah. 001805 - Daftar kebohongan dari MIR terhadap Muhammadiyah dan K. H. Ahmad Dahlan. 002119 - Sejarah Jam'iyyatul Khoir, Muhammadiyah, Al Irsyad, Persis, Masyumi, dst. 003615 - Rangkaian bantahan terhadap MIR dari keluarga K. H. Ahmad Dahlan. 010839 - Wasiat Sunan Bonang dan konflik Wali Songo Putihan versus Abangan. 011803 - Nasihat dari perwakilan DDII Madura. 012354 - Menjawab isu bahwa ada buku tulisan K. H. Ahmad Dahlan yang menyerupai amalan NU, bahwa beliau anggota Fremason, akrab dengan pelaku pemurtadan. 012830 - Mengenai kaum Quburiyyuun. 013035 - Sekelumit contoh serangan terhadap Muhammadiyah masa kini. 013235 - Para guru K. H. Ahmad Dahlan. 013431 - Dugaan awal asal fitnah terhadap Muhammadiyah - kaum Ahlus Sunnah Was Salafiyyah. 013852 - Bukti bahwa K. H. Ahmad Dahlan adalah syaikh Ahlus Sunnah Wal Jama'ah dan bantahan lanjutan terhadap MIR. 014855 - Ternyata ada dua figur bernama K. H. Ahmad Dahlan. 015130 - Penyesatan Buzzers yang dihasuti oleh pemimpin mereka dalam hal keislaaman. 015329 - Buya HAMKA Ketum MUI pertama dan tokoh Muhammadiyah menepis isu tentang 'Wahabi'. 015430 - Pesan-wasiat mendiang Buya Yunahar Ilyas - rahiimahulloh - Waketum MUI dan Waketum PP Muhammadiyah, yang penting bagi Muslimiin RI dan Muhammadiyah. 020900 - Cikal-bakal gerakan Ahlus Sunnah Was Salafiyyaah 'Salafi' Indonesia berangkat dari Muhammadiyah, Al Irsyad, Persis. 021500 - Contoh serangan Liberalis di Muhammadiyah. 021630 - Penyusupan pengacau di banyak Ormas Islam RI. 021812 - Analisis gerakan mengacau Muslimiin di RI. 022723 - Buku wasiat K. H. Ahmad Dahlan. 022955 - Orang Muhammadiyah yang macam lupa Kemuhammadiyahan dan Sejarah serta Manhaj Muhammadiyah. 023531 - "Mengislaamkan lagi orang Islaam itu paling sulit ... " 023626 - "Jangan keluar dari mulut Buaya, masuk ke mulut Harimau ... " 023715 - Pengahargaan kaum Ahlus Sunnah Was Salafiyyyaah terhadap K. H. Ahmad Dahlan. 024013 - 3 Orang Ahmad di Nusantara dan sejarah singkat Jam'iyyatul Khoir, Muhammadiyah, Al Irsyad, Persis. serta Penutupan. Demikian. Semoga in syaa Allaah bermanfaat.
Home Tokoh Penulis Muhammad Ivan Rafael* Muhammad Idrus Ramli atau yang kerap disapa Ustad Idrus ini lahir di Jerreng Barat , Gugut, Rambipuji, Jember, 1 Juli 1975. Sewaktu masa kecil, KH Muhammad Idrus Ramli belajar Al-Quran, Tajwid dan beberapa Gramatika bahasa Arab dasar kepada Kyai Nasyith di pondok pesantren Nashirul Ulum. Selain belajar di Ponpes Nashirul Ulum beliau juga belajar di SDN Gugut 1 tahun sampai tahun 1986. Kemudian beliau melanjutkan Madrasah Tsanawiyah dan juga Madrasah Aliyah di Pondok Pesantren Sidogiri Pasuruan sampai pada tahun 1997. Kemudian di tahun yang sama beliau sudah bertugas mengajar di Madrasah Aliyah Pondok Pesantren Daa’rut Tauhid Injelan Panggung Sampang Madura. Selain mengajar di Pondok Daa’rut Tauhid , pada tahun 2003 KH Muhammad Idrus Ramli sudah pernah pergi ke Inggris untuk jalan-jalan dalam rangka studi Komparatif mengenai pemahaman ASWAJA dengan masyarakat muslim yang ada di Inggris, dan juga beberapa negara Eropa lainya. Baca juga bishri syansuri, seorang ulama fiqh terkemuka Salah satu hal yang menjadi kegemaran dan juga menjadi kesibukan beliau selama di Pondok Pesantren adalah aktif dalam Batshul Masa’il. Bathsul Masa’il adalah sebuah acara yang sengaja di selenggarakan oleh beberapa Pondok Pesantren dalam rangka membahas masalah-masalah terkini yang ada di masyarakat yang belum ada dalil dan nash nya selama ini. Bathsul Mas’il sendiri biasanya di laksanakan di sebuah Pondok Pesantren dengan melibatkan beberapa Pondok Pesantren untuk saling beradu argumen guna memecahkan masalah tersebut. Selain mengajar di Pesantren , KH Muhammad Idrus Ramli juga aktif dalam berbagai pelatihan kaderisasi yang di lakukan oleh Nahdlatul Ulama. Karena beliau sangat fokus pada ASWAJA maka berbagai acara NU yang berkaitan dengan ASWAJA selalu dia menjadi pionirnya. Acara seminar, halaqoh, dan juga berbagai macam pelatihan ASWAJA selalu dia lakukan. Dia juga aktif di berbagai diskusi dua bulanan Institut Pemikiran dan Peradaban Islam INPAS Surabaya. Baca juga kisah perjalanan hijrah almarhum ustadz jefri al-bukhori Tak hanya tentang dunia belajar mengajar saja yang KH Muhammad Idrus Ramli tekuni. Ia juga aktif dalam tulis menulis di antaranya dia menjadi staf redaksi Majalah Ijtihad 1995-1996 tak hanya itu saja beliau juga aktif di Majajah Ijtihad pada 1997, pemimpin Umum Buletin Istinbath dari tahun 1998-2001, dan juga pemimpin Redaksi Jurnal Tamasya tahun 2003 di Ponpes Sidogiri. Beliau juga menulis buku seputar ASWAJA dan seputar amaliyah Nahdlatul Ulama’, karyanya seperti “ Pintar Berdebat Dengan WAHABI “, “ Jurus Ampuh Menbungkam HTI “ dan juga masih banyak karya beliau yang sudah tidak bisa di ragukan lagi keilmuanya dalam membantah WAHABI maupun Syiah. Sumber gambar Penulis merupakan siswa kelas X PK MA Unggulan Nuris yang aktif di ekstrakurikuler jurnalistik
profil kh idrus ramli